1-SB-daftar-merek-27-juta-v3
1 SB Haki jaminan modal usaha sm
Jawapaten
previous arrow
next arrow

Merek adalah tanda yang dapat ditampilkan secara grafis berupa gambar, logo, nama, kata, huruf, angka, susunan warna, dalam bentuk 2 (dua) dimensi dan/atau 3 {tiga) dimensi, suara, hologram, atau kombinasi dari 2 (dua) atau lebih unsur tersebut untuk membedakan barang dan/atau jasa yang diproduksi oleh orang atau badan hukum dalam kegiatan perdagangan barang dan/atau jasa.

Merek terdaftar mendapatkan perlindungan hukum untuk jangka waktu 10 tahun sejak tanggal penerimaan permohonan pendaftaran Merek yang bersangkutan dan jangka waktu perlindungan itu dapat diperpanjang.

Apa Fungsi Pemakaian Merek Itu ?

  1. Tanda pengenal untuk membedakan hasil produksi yang dihasilkan seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum dengan produksi orang lain atau badan hukum lainnya
  2. Alat promosi, sehingga mempromosikan hasil produksinya cukup dengan menyebut Mereknya
  3. Jaminan atas mutu barangnya
  4. Penunjuk asal barang/jasa dihasilkan

Merek dapat ditolak Kementerian Hukum

Permohonan pendaftaran Merek dapat ditolak oleh kementerian hukum apabila Merek tersebut :

1. mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan Merek milik pihak lain yang sudah terdaftar lebih dahulu untuk barang dan/atau jasa yang sejenis.

2. mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan Merek yang sudah terkenal milik pihak lain untuk barang dan/atau jasa sejenis.

3. mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan Merek yang sudah terkenal milik pihak lain untuk barang dan/atau jasa tidak sejenis sepanjang memenuhi persyaratan tertentu yang ditetapkan lebih lanjut dengan peraturan pemerintah.

4. mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan indikasi-geografis yang sudah dikenal.

5. merupakan atau menyerupai nama orang terkenal, foto, atau nama badan hukum yang dimiliki orang lain, kecuali atas persetujuan tertulis dari yang berhak.

6. merupakan tiruan atau menyerupai nama atau singkatan nama, bendera, lambang atau simbol atau emblem negara atau lembaga nasional maupun internasional, kecuali atas persetujuan tertulis dari pihak yang berwenang.

7. merupakan tiruan atau menyerupai tanda atau cap atau stempel resmi yang digunakan oleh Negara atau lembaga pemerintah, kecuali atas persetujuan tertulis dari pihak yang berwenang.

Pendaftaran Merek

Pendaftaran merek Jalur UMKM

Pendaftaran Merek dengan Tarif Usaha Mikro dan Usaha Kecil harus melampirkan Surat Keterangan atau Surat Rekomendasi sebagai Usaha Mikro dan Usaha Kecil yang diterbitkan oleh salah satu instansi berikut:

  • Kementerian Koperasi & UKM
  • Kementerian Perindustrian
  • Kementrian Perdagangan
  • Dinas Koperasi & UKM
  • Dinas Perindustrian & Perdagangan

*Apabila jalur UMKM tidak punya salah satu dokumen diatas maka bisa melalui jalur umum hanya dengan KTP dan npwp saja.

Pendaftaran Merek Jalur umum

Pendaftaran merek jalur umum banyak digunakan bagi para pemilik usaha karena dokumen yang dibutuhkan sangat mudah. Biaya daftar merek Rp 2.700.000

Ada dua cara daftar merek pada jalur umum yaitu perorangan dan perusahaan. 

Pendaftaran atas nama Perorangan

Dokumen yang dibutuhkan yaitu:

  • KTP
  • NPWP
  • Nama merek dan gambar merek (Logo)

Pendaftaran atas nama Perusahaan

Dokumen yang dibutuhkan yaitu:

  • Akte Pendirian Perusahaan
  • NPWP Perusahaan
  • KTP Direktur
  • Nama merek dan gambar merek (logo)

Daftar paten dan merek langsung telp atau Whatsapp : 0811-900-11116

Konsultasi masalah Paten dan Merek

Kami dapat membantu dalam mencarikan solusi apabila terjadi :

1. Somasi pelanggaran Merek
2. Daftar Merek ditolak oleh Kementerian Hukum
2. Terjadi gugatan Merek
3. Banding Merek
4. Sengketa dan perselisihan merek
5. Pelanggaran Hak Cipta Musik dan Lagu
6. Pelanggaran Desain Industri

Konsultasi masalah Paten dan Merek langsung telp atau Whatsapp : 0811-900-11116

Pelanggaran dan Undang Undang Merek

 Undang Undang 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis


Pasal 100
 

  1. Setiap Orang yang dengan tanpa hak menggunakan Merek yang sama pada keseluruhannya dengan Merek terdaftar milik pihak lain untuk barang dan/atau jasa sejenis yang diproduksi dan/atau diperdagangkan, dipidana dengan Pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah). 

  2. Setiap Orang yang dengan tanpa hak menggunakan Merek yang mempunyai persamaan pada pokoknya dengan Merek terdaftar milik pihak lain untuk barang dan/atau jasa sejenis yang diproduksi dan/atau diperdagangkan, dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah).

  3.  Setiap Orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2), yang jenis barangnya mengakibatkan gangguan kesehatan, gangguan lingkungan hidup, dan/atau kematian manusia, dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).

Pasal 101

  1. Setiap Orang yang dengan tanpa hak menggunakan tanda yang mempunyai persamaan pada keseluruhan dengan Indikasi Geografis milik pihak lain untuk barang dan/atau produk yang sama atau sejenis dengan barang dan/atau produk yang terdaftar, dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah).

     

  2. Setiap Orang yang dengan tanpa hak menggunakan tanda yang mempunyai persamaan pada pokoknya dengan Indikasi Geografis milik pihak lain untuk barang dan/atau produk yang sama atau sejenis dengan barang dan/atau produk yang terdaftar, dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah).


Pasal 102

Setiap Orang yang memperdagangkan barang dan/atau jasa yang diketahui atau patut diduga mengetahui bahwa barang dan/atau jasa dan/atau produk tersebut merupakan hasil tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 100 dan Pasal 101 dipidana dengan pidana kurungan penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah).


Pasal 103

Tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 100 sampai dengan Pasal 102 merupakan delik aduan